Hannah was in deep pain because she had no children. She poured out her heart in prayer to God at the temple, vowing to dedicate the child to God. God heard her prayer and gave her a son, whom she named Samuel.
Silakan pilih kelompok umur atau gaya lainnya
Ilustrasi dibantu oleh AI. Makna Kitab Suci dan setiap cerita tetap setia dan tokoh utamanya tetap konsisten; beberapa detail visual mungkin sedikit berbeda. Jika Anda menemukan masalah pada konten, jangan ragu untuk memberikan masukan kepada kami. Kami akan memeriksa dan memperbaikinya segera.