Pilih Konfigurasi Bacaan
Hana sangat menderita karena dia tidak memiliki anak. Dia mencurahkan isi hatinya dalam doa kepada Tuhan di kuil, bersumpah untuk mendedikasikan anak itu kepada Tuhan. Tuhan mendengar doanya dan memberinya seorang putra, yang dia beri nama Samuel.
Meskipun Hana tidak memiliki anak selama bertahun-tahun dan mengalami banyak ejekan dan penderitaan, ia tidak menyerah pada kepercayaannya pada Tuhan, tetapi mencurahkan isi hatinya dalam doa di Bait Allah. Tuhan mendengar doa tulusnya dan memberinya seorang anak laki-laki, Samuel. Hal ini mengajarkan kita bahwa tidak peduli seberapa besar kesulitan dan keluhan yang kita hadapi, kita selalu dapat membawa kesedihan hati kita kepada Tuhan. Tuhan memelihara setiap orang yang berseru kepada-Nya, dan waktu serta cara-Nya selalu yang terbaik.
Ilustrasi dibantu oleh AI. Makna Kitab Suci dan setiap cerita tetap setia dan tokoh utamanya tetap konsisten; beberapa detail visual mungkin sedikit berbeda. Jika Anda menemukan masalah pada konten, jangan ragu untuk memberikan masukan kepada kami. Kami akan memeriksa dan memperbaikinya segera.