Setelah orang Israel berkemah di Gilgal, semua raja orang Amori dan orang Kanaan di sebelah barat sungai Yordan mendengar bahwa TUHAN telah membuat air Sungai Yordan berhenti mengalir ke hadapan orang Israel. Hati mereka luluh karena ketakutan, dan mereka tidak berani lagi berperang melawan Israel. Tuhan memerintahkan Yosua untuk menyunat generasi baru Israel yang lahir di padang gurun, karena semua yang lahir selama empat puluh tahun mengembara di padang gurun belum disunat. Setelah sunat selesai, Tuhan berfirman kepada Yosua: Hari ini Aku telah menghapuskan darimu aib Mesir. Itulah sebabnya tempat itu disebut Gilgal. Bangsa Israel berkemah di Gilgal dan merayakan Paskah di dataran Yerikho. Ini adalah Paskah pertama mereka di tanah Kanaan. Sehari setelah Paskah, mereka memakan hasil tanah, yaitu roti tidak beragi dan gandum panggang. Pada hari itu juga manna berhenti turun dan bangsa Israel tidak mempunyai manna lagi. Mereka mulai memakan makanan yang dihasilkan di tanah Kanaan. Yosua berada di dekat Yerikho ketika dia bertemu dengan seorang pria yang memegang pedang terhunus. Orang itu berkata bahwa dialah panglima tentara TUHAN. Yosua sujud menyembah dan melepas kasutnya, karena tanah tempatnya berdiri adalah tanah suci.
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow