FaithSow LogoFaithSow
🏠Rumah✨Fitur Aplikasi📚Perpustakaan Cerita🌱Tentang Kami❓Pertanyaan Umum
📱Unduh App
🏠Rumah✨Fitur Aplikasi📚Perpustakaan Cerita🌱Tentang Kami❓Pertanyaan Umum📱Unduh App
🌱
🌿
🌳
🍎

Unduh Aplikasi FaithSow

Perpustakaan cerita lengkap, 13 permainan interaktif, Taman Iman, dan ayat harian — semuanya menanti anak Anda di aplikasi.

🛡️Bebas iklan🔒Privasi anak terlindungi📖Terjemahan Alkitab tepercaya
FaithSow LogoFaithSow

Menanam Benih Iman di Hati Setiap Anak. Buku cerita Alkitab yang indah untuk anak usia 0-12 tahun.

Kami mewariskan iman melalui cerita, menuntun anak-anak untuk mengenal Tuhan dan membangun hubungan dengan-Nya.

“Apa yang ditaburkan di tanah yang baik, itulah dia yang mendengar firman itu dan memahaminya…” — Matius 13:23

Tautan Cepat

  • Perpustakaan Cerita
  • Tentang Kami
  • Pusat Bantuan

Cerita Alkitab

  • Perjanjian Lama
  • Perjanjian Baru
  • Satu Cerita Gratis per Buku

Legal

  • Kebijakan Privasi
  • Ketentuan Layanan

Kontak

  • ✉️support@faithsow.com
  • 🌐 faithsow.com

© 2026 FaithSow. Semua hak dilindungi undang-undang.

“Didiklah seorang anak pada jalan yang seharusnya ia tempuh, dan ketika ia sudah tua, ia tidak akan menyimpang darinya.” — Amsal 22:6

←Kembali ke Rumah
Membangun Tembok Bersama Dengan Satu Hati
🔒Buka Kunci Semua di Aplikasi

Membangun Tembok Bersama Dengan Satu Hati

Nehemia memandangi tembok Yerusalem yang rusak dan sebuah rencana besar muncul di hatinya: "Kita dapat membangun kembali tembok ini bersama-sama!" Keesokan harinya, dia mengumpulkan setiap orang di kota – orang dewasa, anak-anak, segala jenis pekerja. Imam besar Elyasib mulai bersama teman-teman imamnya di Gerbang Domba, meletakkan setiap batu dengan hati-hati. Di dekat Gerbang Ikan, para nelayan memasang jala dan mengangkat palu; mereka memasang balok dan menggantung pintu kayu yang berat. Tukang emas menyisihkan perhiasan cerah dan batu berbentuk mereka untuk dinding; pembuat parfum meninggalkan konter wewangian mereka dan bergabung dalam kebaktian. Banyak keluarga membangun bagian tembok tepat di luar rumah mereka, ayah dan anak berdampingan, menumpuk batu. Bahkan para pemimpin bangsawan menyingsingkan lengan baju mereka, tangan mereka berlumuran lumpur. Di Gerbang Air Mancur, para wanita membawakan air dingin untuk semua orang, dan anak-anak kecil membawa batu-batu kecil — bahkan bantuan sekecil apa pun merupakan berkah yang besar. Di seluruh kota, dentuman palu yang penuh kegembiraan terdengar pada saat yang bersamaan. Dari fajar hingga awan bersinar merah, tidak ada yang berhenti. Ketika Gerbang Timur selesai dibangun, matahari pagi bersinar melaluinya seperti lampu sorot emas, dan Elyasib serta teman-temannya bersama-sama mengucap syukur kepada Tuhan. Akhirnya, dua kelompok kerja bertemu di kesenjangan terakhir. Mereka berpelukan erat dan menangis kegirangan! Seluruh tembok itu disatukan, hingga setengah tingginya, karena masyarakatnya "berpikiran untuk bekerja". Malam itu, seluruh penduduk kota duduk bersama untuk pesta besar yang penuh sukacita. Kisah ini memberi tahu kita: pelayanan terpadu itu indah - tidak semua orang harus melakukan tugas yang sama, namun setiap tangan harus digunakan dalam satu pekerjaan yang Tuhan berikan; Tuhan senang dengan kelompok yang melayani dengan satu hati, dan Dia menyatukan setiap tembok yang "mustahil", satu demi satu, di tangan kita.

📱

Buka Kunci Semua di Aplikasi

Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow

📱Periksa Status Peluncuran Aplikasi

Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow

📖Lanjutkan membaca cerita gratis→