Salomo mempersembahkan kurban di Gibeon. Malam itu Tuhan menampakkan diri kepadanya dalam mimpi dan menyuruhnya untuk meminta apapun yang dia inginkan. Salomo tidak meminta kekayaan atau umur panjang; dengan rendah hati, ia meminta hati yang berdaya pengamatan untuk menilai umat Allah dan membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Tuhan sangat senang dan memberinya hikmah yang tak tertandingi, serta kekayaan dan kehormatan yang tidak dimintanya. Segera setelah itu, Salomo mengadili kasus dua wanita yang mengklaim bayi yang sama dengan kebijaksanaan sedemikian rupa sehingga seluruh Israel membuat raja mereka kagum.
Salomo tidak meminta kekayaan atau umur panjang; dia dengan rendah hati meminta hati yang bijaksana untuk membedakan yang baik dan yang jahat sehingga dia bisa memimpin umat Tuhan. Tuhan sangat senang sehingga Dia memberi Salomo hikmat yang tak tertandingi dan kekayaan serta kehormatan yang bahkan tidak dia minta. Hikmat sejati berasal dari rasa takut akan Tuhan dan kerendahan hati. Ketika kita dengan setia mencari hikmah demi kebaikan orang lain, Tuhan akan senang memberikan diri-Nya sendiri โ dan masih banyak lagi.
Cerita gratis tersedia di web; cerita unggulan dan perjalanan dibuka di Aplikasi FaithSow
Cerita gratis tersedia di web; cerita unggulan dan perjalanan dibuka di Aplikasi FaithSow