Suatu sore, Abraham melihat tiga pengunjung di dekat pintu masuk tendanya. Dia menyambut mereka dengan hangat dan menyiapkan makanan serta tempat untuk beristirahat. Para pengunjung memberi tahu Abraham dan Sara bahwa Sara akan memiliki seorang putra pada tahun depan. Sara tertawa mendengar hal ini karena rasanya sulit dipercaya, namun Tuhan mengingatkan mereka bahwa tidak ada yang terlalu sulit bagi-Nya. Kemudian, para pengunjung itu berangkat menuju Sodom, dan Abraham peduli dengan orang-orang di sana, jadi dia berdoa bagi mereka di hadapan Tuhan. Lot kemudian menyambut dua malaikat, dan ketika mereka memperingatkan keluarganya untuk meninggalkan bahaya, mereka dituntun ke tempat yang aman. Kisah ini menunjukkan kepada kita bahwa Abraham menyambut tamu dengan hangat dan juga mendoakan sesamanya dengan cinta. Tuhan mendengar doa dan memperhatikan orang-orang dengan belas kasihan.
Abraham menyambut para tamu dengan hangat dan juga berdoa kepada Tuhan untuk sesama. Ketika dia melihat para pengunjung, dia menyambut mereka dan menyiapkan makanan. Ketika dia mendengar tentang Sodom, dia peduli terhadap orang-orang di sana dan dengan berani berdoa bagi mereka di hadapan Tuhan. Kisah ini mengingatkan kita bahwa keramahtamahan tidak hanya sekedar menyiapkan makanan; itu adalah kepedulian dengan cinta ketika orang lain mempunyai kebutuhan. Kita dapat menyambut orang dengan tindakan yang hangat dan membawa kebutuhan orang lain ke hadapan Tuhan, dengan percaya bahwa Tuhan mendengar doa dan peduli dengan belas kasihan.
Cerita gratis tersedia di web; cerita unggulan dan perjalanan dibuka di Aplikasi FaithSow
Cerita gratis tersedia di web; cerita unggulan dan perjalanan dibuka di Aplikasi FaithSow