Di kerajaan Raja Ahasuerus dari Persia, banyak keluarga Yahudi yang tinggal bersama dengan keluarga lainnya. Mordekai adalah seorang Yahudi setia yang melewati gerbang istana setiap hari, mengawasi rakyatnya. Putri angkatnya, Ester, tinggal di istana kerajaan yang megah dan telah menjadi ratu seluruh kerajaan. Namun suatu hari, Mordekai mendengar berita yang menyedihkan: seorang pria kejam ingin menyakiti semua orang Yahudi. Mordekai segera mengirim kabar kepada Ester, memintanya untuk memberikan keberanian bagi bangsanya. Esther menarik napas dalam-dalam dan mengambil keputusan. Dia mengenakan jubah kerajaannya yang terindah dan berjalan menuju gerbang emas raja. Raja mengulurkan tongkat emasnya untuk menyambutnya dan mendengarkan kata-katanya. Pada perjamuan istimewa yang telah disiapkan Ester, akhirnya ia menceritakan kepada raja tentang rencana jahat Haman. Raja segera mengeluarkan dekrit baru untuk melindungi orang-orang Yahudi, dan dia menghormati Mordekai dengan jubah kerajaan dan mahkota emas. Ketika kabar baik menyebar ke seluruh negeri, orang-orang Yahudi saling berpelukan sambil menangis bahagia. Kesedihan berubah menjadi kebahagiaan terbesar. Mordekai duduk dan menulis surat kepada orang-orang di mana pun, menetapkan hari itu setiap tahun sebagai hari raya "Purim", sehingga semua orang dapat berkumpul untuk berbagi makanan enak, mengirim hadiah kepada teman, dan mengirimkan hadiah kepada mereka yang membutuhkan. Kisah ini memberitahu kita: Tuhan menyelamatkan umat-Nya, jadi marilah kita, dengan hati yang bersyukur, mengingat perbuatan-perbuatan indah-Nya untuk generasi yang akan datang.
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow