Para nabi muda itu mengatakan kepada Elisa bahwa tempat tinggal mereka terlalu sempit, dan bertanya apakah mereka boleh memotong kayu di sungai Yordan untuk membangun tempat yang lebih besar. Elisa setuju dan pergi bersama mereka. Ketika mereka sedang menebang, seorang nabi muda mengayunkan kapaknya, dan kepala kapak yang terbuat dari besi yang berat itu terlepas dari gagangnya dan tercebur ke dalam sungai. Dia berteriak karena khawatir, karena kapak itu telah dipinjamnya. Dengan lembut Elisa bertanya di mana kapak itu jatuh, memotong sebatang kayu, dan melemparkannya ke dalam air - dan hal yang menakjubkan terjadi: kepala kapak besi itu mengapung dari dasar sungai! Pemuda itu mengulurkan tangan, mengangkatnya, dan kembali bekerja dengan penuh sukacita. Keajaiban kecil ini menunjukkan kepada kita bahwa Allah memperhatikan setiap hal kecil dalam hidup kita dan dengan senang hati menolong setiap anak yang percaya kepada-Nya.
Kepala kapak yang dipinjamnya jatuh ke dalam sungai - sebuah masalah besar bagi pemuda itu, tetapi tidak ada masalah yang terlalu kecil bagi Allah untuk dipedulikan. Elisa percaya bahwa Allah akan memperhatikan hal seperti ini, dan kepala kapak besi itu benar-benar terapung. Ketika kita menghadapi kekhawatiran-kekhawatiran kecil, kita dapat membawanya dengan jujur kepada Allah, karena Dia adalah Allah yang dengan penuh kasih sayang menjaga kita. Marilah kita memandang-Nya dengan iman dan mempercayakan segala sesuatu ke dalam tangan-Nya.
Cerita gratis tersedia di web; cerita unggulan dan perjalanan dibuka di Aplikasi FaithSow
Cerita gratis tersedia di web; cerita unggulan dan perjalanan dibuka di Aplikasi FaithSow