Ketika air banjir berangsur-angsur surut, Nuh melihat keluar dari jendela kecil bahtera. Masih ada air di mana-mana, jadi dia pertama-tama melepaskan seekor burung gagak dan kemudian seekor burung merpati untuk mencari daratan yang kering. Burung merpati itu kembali pertama kali karena tidak menemukan tempat untuk beristirahat. Kemudian burung merpati itu kembali lagi dengan membawa daun zaitun yang masih hijau, dan Nuh tahu bahwa air sudah mulai surut dan tanaman-tanaman sudah mulai tumbuh lagi. Akhirnya burung merpati itu tidak kembali lagi, dan tanah menjadi kering. Nuh membuka pintu bahtera, dan binatang-binatang itu berjalan keluar berdua-dua ke atas rumput yang lembut. Di lereng bukit yang hijau, Nuh membangun sebuah mezbah batu dan bersyukur kepada Allah dengan hati yang penuh syukur karena telah menjaga semua orang tetap selamat. Kemudian pelangi yang indah muncul di langit, dan dunia menyambut awal yang baru yang segar dan penuh dengan kehidupan.
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis โ perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis โ perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow