Allah menyuruh Nuh membangun sebuah bahtera besar, dan Nuh dengan sungguh-sungguh melakukan apa yang Allah firmankan. Setelah bahtera selesai, binatang-binatang masuk berpasang-pasangan, dan Nuh menyiapkan makanan serta rumput kering untuk mereka. Sesudah pintu ditutup, hujan terus turun dan air semakin tinggi, tetapi bahtera tetap terapung dengan tenang di atas air. Di dalamnya, Allah melindungi keluarga Nuh dan binatang-binatang. Setelah berhari-hari, hujan berhenti. Nuh melepaskan seekor burung merpati, yang kemudian kembali membawa sehelai daun hijau. Akhirnya bahtera berhenti di tanah kering, lalu Nuh dan binatang-binatang keluar menyambut sinar matahari dan melihat pelangi yang indah.
Nuh mendengar firman Allah lalu membangun bahtera seperti yang Allah perintahkan. Ketika badai datang, Allah melindungi orang-orang dan binatang-binatang di dalam bahtera. Kisah ini mengingatkan kita bahwa firman Allah dapat diandalkan, dan orang yang percaya kepada-Nya dapat belajar untuk taat. Meskipun kita belum dapat melihat hasilnya, kita dapat melakukan firman Allah selangkah demi selangkah.
Cerita gratis tersedia di web; cerita unggulan dan perjalanan dibuka di Aplikasi FaithSow
Cerita gratis tersedia di web; cerita unggulan dan perjalanan dibuka di Aplikasi FaithSow