Ketika imam-imam kepala dan tua-tua menanyai Yesus di Bait Allah, Ia menceritakan dua perumpamaan. Dalam perumpamaan pertama, seorang anak pertama-tama menolak tetapi kemudian bertobat dan bekerja di kebun anggur, sementara anak yang lain setuju dengan perkataan tetapi tidak bertindak. Dalam perumpamaan kedua, penggarap yang jahat menolak pemilik kebun anggur, menganiaya hamba-hambanya, dan menolak anaknya. Yesus mengajarkan bahwa Tuhan menghargai pertobatan yang sejati dan ketaatan dalam tindakan, bukan iman yang hanya terlihat dari luar dan kata-kata kosong.
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow