Simson tiba di ladang dan mendapati bahwa segala sesuatunya tidak berjalan sesuai dengan harapannya, sehingga hatinya sangat sedih. Kemudian, dia memikirkan rencana khusus dan membiarkan rubah-rubah melintasi ladang orang Filistin, di mana ladang dan pohon-pohon zaitun rusak. Orang Filistin sangat terkejut dan marah. Simson pergi untuk beristirahat di sebuah gua berbatu di dekat Etam, dan orang-orang dari Yehuda datang dengan tali-tali baru untuk membawanya ke Filistin. Roh Tuhan menggerakkan Simson dengan kuasa yang besar, dan tali-tali itu pun terlepas darinya. Dengan kekuatan yang Tuhan berikan, Simson mengusir tentara Filistin. Kemudian ia menjadi sangat haus dan meminta air kepada Tuhan. Tuhan membelah sebuah batu dan air segar mengalir keluar, sehingga Simson mendapatkan kembali kekuatannya dan berterima kasih kepada Tuhan yang telah mencukupinya.
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow