Rasul Petrus menulis kepada sahabat-sahabatnya yang tersebar di tempat yang jauh. Dia memberi tahu mereka bahwa Yesus adalah batu penjuru yang dipilih dan berharga bagi Allah; setiap orang yang datang kepada-Nya bagaikan batu yang hidup, yang dibangun bersama menjadi sebuah rumah rohani untuk mempersembahkan persembahan rohani yang berkenan kepada Allah. Mereka adalah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, dan umat kepunyaan Allah sendiri. Dahulu mereka bukanlah suatu bangsa, tetapi sekarang mereka telah menerima belas kasihan dan telah dipanggil keluar dari kegelapan kepada terang yang indah. Petrus juga mendorong mereka, sebagai musafir dan tamu di dunia ini, untuk menjauhi keinginan-keinginan yang jahat dan hidup terhormat di antara orang lain, agar orang-orang dapat melihat perbuatan baik mereka dan memuliakan Allah.
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow
Setiap buku Alkitab menyertakan satu cerita gratis — perpustakaan lengkap akan terbuka di Aplikasi FaithSow